Bemo

Kendaraan roda tiga dengan posisi rodanya satu di depan dan dua di belakang. Bentuk depan agak menonjol yang dikenal dengan istilah "monyong", serta mempunyai dua pintu di depan. Ciri khas bemo yaitu penumpang naik dari bagian belakang karena tidak berpintu samping. Sedangkan pintu depan ada 2 buah untuk supir dan penumpang yang duduk berdampingan. Kemudian untuk membuka pintu depannya tidak sama dengan kendaraan lain yang umumnya arah membuka pintu ke depan tetapi bemo khusus ke arah belakang. Tempat duduk penumpang di belakang pada bemo ini mempunyai dua kursi panjang yang penumpangnya duduk saling berhadapan di mana satu kursi bisa memuat 3 orang penumpang. Jadi daya angkut kendaraan bemo bisa memuat penumpang 8 orang termasuk supir. Badan kendaraan ini terbuat dari besi dan kain terpal sebagai atap. Knalpotnya mengeluarkan asap apalagi kalau bensinnya kebanyakan dicampur oli dan bersuara agak keras. Kendaraan bemo mempunyai ukuran panjang kurang lebih 1,5 m, lebar kurang lebih 1 m dengan tinggi kurang lebih 1,5 m. Bemo selain sebagai alat transportasi yang murah juga melayani rute-rute yang tidak dilalui oleh kendaraan umum yang lain, serta relatif memberikan pelayanan yang lebih baik dari pada angkutan umum lain yang bercitra kurang tertib.