Bayur

Nama ilmiahnya Peterospermum javanicum Jungh. Termasuk dalam suku Sterculiaceae. Pohon bayur dapat mencapai tinggi 50 m dan diameter 100 cm. Kulit batang bewarna abu-abu, halus sampai beralur dangkal. Pepagan bewarna merah dengan barik-barik radial yang putih dan lebar. Tajuk melebar dan bewarna cokelat muda keemasan. Daunnya tunggal, bewarna coklat merah karat pada permukaan bawah. Bentuk daun bundar telur dengan dasar yang tidak simetris. Perbungaan berbentuk malai, bewarna merah karat, berbulu, terdapat pada ketiak daun atau ujung ranting. Buahnya seperti tabung melancip pada ujungnya, dan bersudut lima. Dalam jenis ini terdapat dua varitas, yaitu var. Javanicum dan var. montanum. Masa berbunga terjadi sepanjang tahun. Perbanyakan dengan biji.

Kayu bayur dapat digunakan untuk jembatan, bangunan, papan, kapal, kayu lapis, mebel, rangka pintu, patung, ukiran dan kerajinan tangan. Pepagan kayu dapat digunakan sebagai obat sakit perut, disentri, bisul, sakit gigi, pendarahan, keseleo dan kulit melepuh. Di Jakarta menjadi dasar ibtilah nama toponim, Kebayoran, yang terbagi menjadi dua wilayah Kebayoran Baru dan Kebayoran Lama, yang terletak di Jakarta Selatan.