BATAVIAASCH GENOOTSCHAP VAN KUNSTEN EN WATENSCHAPPEN

Perkumpulan atau Yayasan Batavia untuk Kesenian dan Ilmu Pengetahuan, salah satu organisasi intelektual tertua di Asia. Didirikan 22 April 1778 oleh Jacobus Cornelis Mattheus Radermacher, kegiatannya mengumpulkan koleksi arkeologis, mata uang dan naskah. Bataviaasche Genootschap merupakan sebuah kelompok studi yang menerbitkan sejumlah makalah tentang bahasa, sejarah kuno, dan produk-produk Kepulauan Nusantara, yang kelak akan disusul oleh karya-karya besar para sarjana pada abad berikutnya. Salah seorang anggota Bataviaasche Genootschap yang terkenal ialah Raden Saleh.

Kantornya menggunakan rumah Radermacher di Jl. Pintu Besar Utara dekat gedung Bank Indonesia lama. Pada tahun pertama, anggotanya berjumlah 103 orang Batavia, 77 orang dari luar Batavia dan juga Belanda. Mempunyai museum yang didirikan di Koningsplein Barat (Jl. Medan Merdeka Barat) untuk menampung koleksi perpustakaan dan memamerkan koleksinya. Museum ini dikenal sebagai Museum Pusat lalu dirubah menjadi Museum Nasional.

Di bawah kepemimpinan Radermacher, yayasan ini membantu pengembangan intelektual muda Belanda di Hindia. Juga menerbitkan majalah yang mencakup tulisan tentang sejarah Jawa, pertanian, flora fauna, penyakit tropis, antropologi , geografi ,perumahan dan sistem selokan di Batavia. Kemudian di bawah kepemimpinan van Hoevell, aktivitas lebih condong pada penelitian budaya Jawa dan Melayu, khususnya pengumpulan naskah kuno. Bekerja sama dengan pemerintah Belanda untuk memotret relief Borobudur tahun 1854 juga patung Jawa dan Bali dan memproduksi foto benda kuno dari fotografer Kinsbergen yang mencapai jurnlah 300 foto.

Perkembangan berlanjut ketika Raffles menjadi Gubernur Jawa, terlibat dalam yayasan dengan memberikan akses ke percetakan dan perpustakaan pemerintah, di rumah Harmoni tahun 1813. Tahun 1868 dibangun Museum Nasional di Medan Merdeka Barat dalam gaya klasisisme.Tahun 1937 membeli gedung Museum Wayang dan diubah menjadi Stedelzjk Museum (museum kora) diperuntukkan menyimpan koleksi batuan, perabot rumah tangga dan gambar dari masa lalu, yang berkaitan dengan Jakarta. Bataviaasche School Berawal dari sekolah pertama yang didirikan di Batavia pada tahun 1617. Kemudian tahun 1622 berubah menjadi Bataviaasche School (sekolah Batavia) dengan 92 murid lelaki dan 45 murid perempuan dengan bahasa Belanda sebagai pengantar. Tahun 1632 sekolah ini ditutup.