BATAVIA TOKUBESTU-SHI

Batavia sebagai daerah swatantra yang bersifat istimewa dan langsung berada di bawah Gunseikan (pembesar pemerintah bala tentara Dai Nippon). Penentuan Kota Batavia sebagai daerah istimewa berdasarkan keputusan Gunseikan pada tanggal 8 Agustus 1942. Pimpinan kota mulai dipegang oleh orang Jepang sejak tanggal 25 Agustus 1942.

Dalam sebuah maklumat Gunseikan tanggal 10 Desember 1942, berdasarkan UU No. 28 nama Batavia diubah menjadi Jakarta sehingga dengan sendirinya Batavia Tokubestu-Shi diganti menjadi Jakarta TokubestuShi. Perubahan ini bertepatan dengan hari Pembangunan Asia Raya. Sejak itu segala sesuatu yang menggunakan nama Batavia seperti nama daerah, instansi, termasuk undang-undang dan peraturan diganti , misalnya Batavia menjadi Jakarta Kota dan Weltevreden menjadi Jakarta.