BATAVIA, GERBANG

Sebuah gerbang yang dirancang oleh Gubernur Jenderal Jan Pieterszoon Coen untuk melengkapi kota Batavia. Sayang gerbang ini tidak pemah terwujud karena bahan-bahan bangunan (berukir) yang akan dirakit untuk membangun pintu gerbang utama Batavia ikut terkubur bersama kandasnya kapal yang membawanya (Lihat Batavia, Kapal) di gugusan pulau karang Frederick Houtman Albrohos, di lepas pantai Australia Barat, pada Senin 4 Juni 1629.

Reruntuhan bangkai kapal Batavia tersebut , tanpa sengaja, ditemukan oleh seorang nelayan pemancing udang padatahun 1963. Selama 334 tahun lamanya reruntuhan itu terkubur di dasar laut. Ternyata di atas kapal itu terdapat balok-balok batu. Setelah direkonstruksi batu-batu tersebut memang semula direncanakan untuk membangun pintu gerbang kota Batavia yang tingginya mencapai 7 meter.

Dalam bulan Desember 1979 balok terakhir dipasang pada tempatnya dan lengkaplah wajah gerbang Batavia. Gerbang yang seharusnya berdiri di kota Batavia tiga setengah abad silam, itu menghuni Ruang Batavia di Museum Maritim Fremantle, Australia Barat. Pihak Indonesia berupaya agar bisa mendapatkan replika dari Gerbang Batavia tersebut dari pemerintah Australia untuk dibawa ke Jakarta.