BASTION CULEMBORG

Dibangun dari batu karang pada 1645, yang merupakan kubu pertahanan dan bagian dari tembok kota Batavia tempat Menara Syahbandar (dibangun tahun 1839). Didirikan untuk ikut menjaga mulut Ciliwung, gudang merica, dan galangan kapal, disebut juga Culemborg Lookot. Terletak di seberang Kali Besar dan kubunya menjorok ke barat laut. Nama Culemborg diambil kota kecil tempat kelahiran Gubernur Jenderal Antonio van Diemen. Culemborg menghadap ke kubu Parel (mutiara), yang merupakan kubu barat laut benteng Batavia. Culemborg berdiri sedikit di sebelah utara dari bekas pos pabean Pangeran Jayawikarta dan berfungsi mengawasi mulut pelabuhan. Pada zaman VOC (1619-1799) sekelompok kecil tentara ditempatkan di kubu ini untuk mengawasi apa yang disebut Staad- Waterpoort (Pintu Masuk Kota dari Laut).

Pada masa Pangeran Jayakarta mempunyai pos pabean di tempat ini karena letaknya yang di ujung paling utara kota dapat mengamankan jalan masuk Sungai Ciliwung. Benteng ini dibongkar Daendels bersama sisa dinding kota (1809). Selain benteng Culemborg, sekitar 300 m di sebelah selatan menara terdapat kantor pabean. Dari atas menara,menghadap ke timur bisa terlihat Jembatan Rusman.

Di sebelah kiri, ada bangunan dengan puncak kubah panjang yang digunakan oleh Departemen Meteorologi. Bangunan ini berfungsi untuk memberikan tanda bagi kapal. Sebuah bendera biro berarti bahaya dan kapal tidak diijinkan membawa penumpang akan awaknya ke pangkalan. Gedung ini menggantikan tiang bendera tinggi di dekat kompleks Galangan Kapal, yang digunakan sampai 1826.