Baron Van Hoevell, W.r

Ilmuwan sekaligus pendeta yang memimpin Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Watenschappen. Pada tanggal 5 Oktober 1843. Dia membuat pidato yang berisi arahan tentang visi yayasan selama abad berikutnya. Dia mengungkapkan keyakinan bahwa pekerjaan yayasan lebih terpusat pada bahasa, etnologi, sejarah, dan arkeologi dengan tekanan khusus pada bahasa Jawa dan Melayu serta mempertahankan peninggalan kuno. Pendekatan ini menunjukkan bahwa sejarah alam tidak lagi menjadi bidang kajian yayasan.