Bakri Siregar

Dilahirkan di Langsa, Aceh, 14 Desember 1922, meninggal di Jakarta, 19 Juni 1994. Pernah menjadi redaktur harian Pendorong (Medan), redaktur majalah Arah (Medan), dosen bahasa Indonesia di Universitas Warsawa, Polandia (1956-1957), dosen bahasa Indonesia di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sumatra Utara (1957-1959), dan terakhir menjadi guru besar Sejarah Sastra Indonesia Modern di Universitas Beijing, RRC (1959-1962). Pernah menjadi anggota Pimpinan Pusat Lekra (1959-1965), Ketua Umum Lembaga Sastra Lekra (-1965), dan setelah G30S meletus ikut ditahan (hingga 1977). Karyanya: Jejak Langkah (kc, 1953), Saijah dan Adinda (d, saduran dari [removed][removed] Multatuli, 1954), Sejarah Sastra Indonesia Modern I (1964), dan "Angkatan-Angkatan dalam Sastra Indonesia" (manuskrip).