Bakau

Sekelompok tumbuh-tumbuhan yang hidup di tepi pantai. Berbagai jenis tersebar luas di sepanjang teluk Jakarta dan pulau-pulau besar di Kepulauan Seribu, pada daerah-daerah yang disebut hutan payau mangrove. Hasil utama dari jenis-jenis bakau ini adalah kayu yang termasuk kayu berat dengan bobot jenis 0,8 gram/sentimeter kubik ke atas, warna kayu cokelat kuning atau merah cokelat, kayo agak halus dengan serat lurus, kekerasan tinggi dengan daya retak dan kembang susut yang cukup tinggi.

Kayu bakau dapat digunakan untuk tiang asalkan terendam. Dapat juga digunakan sebagai bahan arang, kayu bakar, dan pulp. Arang dari kayu bakau mempunyai nilai panas yang cukup tinggi, yang dipakai dalam proses pembuatan besi-baja. Bakau yang termasuk jenis Zophora mudah dikenal karena adanya akar tunjang melengkung dari batang dan dahan-dahan, dan daunnya tunggal dengan ujung anak tulang daun. Permukaan bawah daun berintik-bintik hitam. Daun penumpunya besar dengan kelenjar pada ketiaknya. Bakau jenis Bruguiera mudah dikenal akar napasnya yang berbentuk lutut dan daun tunggalnya yang tanpa ujung anak tulang daun.

Selain kayu yang merupakan hasil utama, jenis-jenis bakau ini menghasilkan juga kulit kayu yang mengandung bahan penyamak. Bagi masyarakat nelayan, buah muda bakau jenis Rhizophora banyak dimanfaatkan sebagai sayuran. Bakau tersebut mempunyai fungsi lain yang berkaitan dengan konservasi kelestarian pantai, kualitas air di sekitarnya, dan kehidupan jenis-jenis ikan dalam perairan di sekitarnya.

Karena memiliki sistem perakaran yang khas, bakau mampu menahan lumpur yang diendapkan di tempat tumbuhnya. Bakau berfungsi pula menahan pantai dan tepi sungai dari hempasan gelombang dan pengaruh arus pasang surut, mampu mengambil unsur-unsur logam berat, misalnya unsur Hg, sehingga dapat berfungsi pula sebagai penyaring pengaruh pencemaran. Juga dapat memberikan bahan-bahan organik yang berfungsi sebagai tempat berkembang biak pelbagai jenis ikan. Selain itu, pelbagai jenis burung dan kalong menggunakan hutan payau sebagai tempat bersarang ataupun beristirahat. Dengan demikian, hutan bakau dapat juga berfungsi sebagai suaka margasatwa.