BAGOES HADIKOESOEMO, KI

Salah satu tokoh perumus naskah proklamasi. Lahir di Kampung Kauman, Yogyakarta, 24 November 1890 dan meninggal di Yogyakarta, 3 September 1954. Salah seorang Ketua Muhammadiyah menggantikan Kiai Haji Mas Mansyur yang harus pindah ke Jakarta untuk menjadi anggota "Empat Serangkai" dalam Pusat Tenaga Rakyat (Putera) di zaman Jepang. Setelah menempuh pendidikan pesantren, ia melanjutkan studinya ke Mekah. Dalam soal agama, ia dikenal sebagai seorang ulama yang teramat keras memegang hukum Islam. Tahun 1932, ia diangkat oleh gubernur jenderal menjadi anggota misi untuk menyusun Mahkamah Tinggi Islam.

Di zaman Jepang, aktif memimpin Muhammadiyah dan diangkat sebagai gi-in (anggota) Chuo Sangi-in (Dewan Pertimbangan Pusat) tahun 1043. Bersama Ir. Soekarno dan Drs. Mohammad Hatta, Ki Bagoes (menggantikan KH Mas Mansyur) berangkat ke Tokyo menyampaikan rasa terima kasih penduduk Jawa, karena dibenarkan ikut duduk dalam pemerintahan. Di sana, ketiganya menerima Bintang Ratna Suci, menyebabkannya "bebas dari hukum" sehingga Kenpetai pun tak mungkin mengganggu. Di samping mencurahkan pikiran dan tenaganya dalam perjuangan kemerdekaan serta pembinaan politik dan negara, juga menulis beberapa karya berbahasa jawa. Atas jasa-jasanya yang begitu besar dalam mencapai kemerdekaan pemerintah RI mengangkatnya sebagai Tokoh Perintis Kemerdekaan.