Bagai Belanda Minta Tanah

Peribahasa tradisional Betawi yang dikiaskan kepada orang atau orang-orang yang licik dan serakah atau rakus. Diberi sedikit minta banyak, diberi banyak diambil semuanya. Ada dua versi cerita rakyat yang berkaitan dengan pepatah ini.

Versi pertama: Orang-orang Belanda minta izin memakai sebidang tanah. Mereka hendak mendirikan kantor dagang dengan minta tanah hanya seluas kulit sapi yang mereka bawa. Setelah mendapat izin, maka diukurlah tanah yang diminta oleh orang-orang Belanda itu. Panjang dan lebar tanah diukur dengan tali yang terbuat dari kulit sapi yang mereka bawa yang ukurannya tentu jauh berbeda.

Versi kedua: Orang-orang Belanda minta ijin mendirikan benteng mereka yang didirikan pada tiga tempat yang berjauhan letaknya. Benteng-benteng itu lalu diakui oleh Belanda sebagai tanah yang diberikan kepadanya, bahkan Belanda juga mengakui tanah yang luas itu sebagai hak miliknya. Cerita ini menunjukkan betapa licik dan serakahnya orang-orang Belanda. Diberi sedikit mereka mengambil banyak dan kemudian mengambil semuanya.