ARYA MANGGA, KLENTENG

Salah satu klenteng tua yang ada di Sunter, Jakarta. Klenteng ini dikenal juga dengan nama Kuan Tee Kun Bio dan Lam Cing Bio. Lam Cing merupakan sebuah·gang kecil yang berpangkal di Jalan Perniagaan, Kelurahan Tambora, Jakarta Selatan (letak klenteng). Menurut prasasti yang terletak di tembok sebelah kanan pintu masuk bertuliskan huruf Cina, Arya Mangga dibangun oleh kapten Cina bernama Tee Kong Hui (1824). Hari jadinya dirayakan setiap tanggal 24 Imlek atau bulan Juli tahun Masehi. Dewa yang dipuja dalam Klenteng Arya Mangga bernama Kuan Kong, panglima perang yang berani dan jujur.

Di dalam klenteng bisa ditemukan beberapa peninggalan bersejarah seperti patung kuda (tunggangan Kuan Kong), patung dewa-dewi (Kwan Im, Tju Lai Hut, Li Tek Kwai), pedupaan dari kuningan, pedupaan dari Hongkong di tengah serambi, dan lilin besar (tingginya semula 2,5 m). Tiang penyangga klenteng dibentuk segi empat dari kayu. Juga dibuat tiang tambahan dari beton untuk menguatkan tiang yang lama. Tiang-tiang tersebut dihiasi dengan ukiran kayu berbentuk naga.