Aru Palaka

Disebut juga Arung Pelakka. Nama seorang Bugis yang datang ke Batavia beserta  pengikut-pengikutnya dan bertempat tinggal di aliran Sungai Angke, sehingga pasukan pengikut Aru Palaka yang setia dan menjadi pasukan-pasukan khusus atau pasukan istimewa kerajaan Bone disebut To Angke, artinya orang-orang Angke.

Aru Palaka merupakan orang Bugis yang memberontak melawan Sultan Makasar bersama Aru Patuju. Sejak tahun 1687 bertempat di Kampung Bugis di sebelah utara Bacherachtsgracht (kini Kali Angke), seberang Kampung Goesti. Salah satu orang Bugis yang memberontak melawan Sultan Makasar bersama Aru Palaka dan bersama-sama membantu VOC dan datang tahun 1663 adalah Aru Patuju.