Artotel Thamrin, Hotel

 

Hotel Artotel Thamrin Jakarta

Alamat

Jl. Sunda No. 3, Thamrin, Jakarta Pusat

Telepon

(021) 3192-5888

Fax

(021) 3192-5889

Email

happening.thamrin@artotelindonesia.com

Perusahaan

PT. Altar Filadelfia

website

http://www.artotelindonesia.com

Data per 2015

 

Artotel Thamrin Jakarta, telah beroperasi sejak bulan Oktober 2013. Hotel ini merupakan hotel yang berbeda dari hotel lainnya. Hotel yang berada di Jl. Sunda No. 3 Thamrin Jakarta Pusat, memiliki konsep Urban Boutique Art Hotel. Tergambar dari desain depan hotel, lobi, area publik, dan kamar hotelnya. 

Karya seni di hotel ini dikerjakan oleh 7 seniman Indonesia, diantaranya:

  1. Darbotz, dengan karya Monster Goes Out Night. Karya ini terinspirasi dari kecintaannya kepada Jakarta. Macet, kekacauan, dan ketergesaan yang dihadapinya setiap hari menghasilkan karakter pada karyanya. Karakter The Cumi (Squid) menggambarkan bagaimana ia mengubah dirinya dalam menghadapi kerasnya Jakarta.
  2. Eddie Hara, dengan karya Global Warming, Cool Art. Eddie Hara memulai karyanya seperti permainan dan pewarnaan yang kekanakan. Karya seninya terpengaruh gaya pergerakan seni Eropa termasuk Trans-Avantguardia, Neue Wilde Movement and Fluxus, sebaik ia mengunakan subculture dan ekspresi underground seperti grafiti, komik, street dan apapun yang tidak biasa.
  3. Oky Rey Montha, dengan karya The Black Head Pirate. Oky mengkombinasikan musik, seni, dan literatur dalam karyanya. Seniman ini juga tertarik pada video art, instalasi, dan seni sculpture.
  4. Ykha Amelz, dengan karya If You Enjoy Wasting It. Seniman wanita ini melihat hidupnya sebagai sebuah perjalanan visual dimana setiap scene tertangkap oleh pandangan sebagai sebuah inspirasi yang istimewa. Karya Ykha mampu memberikan kata “WOW” kepada mata publik yang ditawarkannya melalui originalitas dan kesederhanaan yang terbaik.
  5. Zaky Arifin, dengan karya Graze of Chalk. Memulai hobinya sejak 2010. Desainer grafis kelahiran Jakarta ini telah menciptakan banyak inspirasi visual dan tipografi mural yang dapat ditemukan di banyak dinding, mulai dari dinding kantor hingga ruang retail, restaurant dan kafe di Jakarta.
  6. Wisnu Auri, dengan karya The Other Side Of Beauty. Diproklamirkan sebagai salah satu seniman muda berbakat Indonesia. Karyanya sangat terkonsep, ia sering mengekspresikan idenya dalam bentuk dua dan tiga dimensi. Garis yang bersih pada instalasinya yang berdiri begitu kontras dalam setiap gambarnya, namun garis tersebut mungkin terlihat tidak terorganisir  dan kacau bagi mata awam.
  7. Marsio Juwono, dengan karya Breathtaking Romantic Images. Marsio memulai kerja seninya dari foto pernikahan luar ruang, ketika dia mulai mengkombinasikan kecintaannya pada foto pemandangan dengan foto manusia, sehingga menciptakan gambar romantis yang mengagumkan.

Artotel Thamrin Jakarta mendapat penghargaan dalam kategori Indonesia’s Leading Design Hotel. Penghargaan tersebut didapatkan dari Indonesian Travel & Tourism Award (ITTA) yang diadakan di Jakarta pada 15 Desember 2014.

Menurut Marketing Artotel Thamrin Jakarta, Isyar Setia Utama mengatakan bahwa hotel ini memiliki 107 kamar dengan 3 tipe kamar yaitu tipe Studio 20, Studio 25, dan Studio 40. Tiga tipe kamar tersebut saling berbeda dari ukuran dan mini bar yang disediakan di dalam kamar. Artotel Hotel juga dilengkapi Business (or Fun) Center dengan koneksi internet tercepat, Meeting Room, dan juga dilengkapi Art Gallery.

 

Di dalam Art Gallery pengunjung dapat menemukan kesenian kontemporer  yang dihasilkan oleh seniman muda Indonesia berbakat, seperti painting, sculpture ataupun bentuk kesenian yang lainnya. Artotel Hotel turut mendukung kesenian dengan ikut mempromosikan dan membuka pameran secara berkala. Berikut pameran yang pernah diadakan oleh Artotel: Art for Every One, Ladang di bawah Kelupasan, The World Askew (present a solo exhibition of ceramic sculptures), Republik Anakronisme Raya, dan Pop Mart.

Roca Restaurant di hotel ini melayani  tamu hotel selama 24 jam, selain itu hotel ini juga dilengkapi dengan Bar yang terletak di rooftop lantai 7. Bar ini bernama BART (Bar at the Rooftop) dengan jam operasional pukul 17.00 – 24.00 WIB. BART juga menyuguhkan pengalaman kepada pengunjungnya untuk dapat merasakan udara terbuka dan pemandangan malam Jakarta sambil menikmati minuman dan music yang dimainkan DJ BART.

   

Hotel Artotel yang berada ditengah kota Jakarta ini dikelilingi oleh beragam tempat menarik dan bersejarah seperti Tugu Monumen Nasional (MONAS), Museum Nasional, pusat pembelanjaan Grand Indonesia, Sarinah Departement Store dan tempat  wisata kuliner Sabang.