Armenia, Gereja

Tempat pemujaan bagi orang Armenia, berupa sebuah kapel bernama St. Ripsima. Dirubah menjadi Gereja Kebangkitan Suci. Karena kebakaran tahun 1842 atau 1844 gereja ini rusak berat. Terletak dipersimpangan Koningspliein Zuid (Jalan Medan Merdeka Barat), Koningsplein West (Jalan Merdeka Barat) dan Gang Scott (Jalan Budi Kemuliaan). Community, Armenian Keberadaan gereja ini, tak bisa dilepaskan dengan komunitas Armenia, yaitu sejumlah kecil orang Armenia yang hidup di Hindia Belanda, terutama di Batavia, sejak pertengahan abad XVII, terutama yang aktif dalam perdagangan di Maluku.

Hak sebagai warga Eropa diberikan pemerintah Belanda tanggal 31 Maret 1747. Menjelang akhir abad XVIII, jumlah orang Armenia meningkat. Pada tahun 1852, komunitas ini membangun Gereja St Hovthames dan yayasan Haikia Miabanoe-thioen. Setelah Perang Dunia II, orang Armenia di Indonesia pindah ke Amerika Serikat. Pada tahun 1976, tinggal 300 orang saja yang tinggal di negara ini.