Arief Budiman

Nama sebenarya Soe Hok Djin. Pengarang, penulis esai dan kritik tentang seni lukis, teater film, dan sastra. Kelahiran Jakarta, 3 Januari 1940, adalah guru besar Universitas Melbourne, Australia (1998). Pernah memperdalam pengetahuan di College d'Europe, Brugge, Belgia (1964), menyelesaikan studi di Fakultas Psikologi UI (1968), memperdalam pengetahuan di Paris (1972), dan meraih Ph.D. dalam bidang sosiologi dari Universitas Harvard, AS (1980). Penandatanganan Manifes Kebudayaan ini pernah menjadi redaktur Horison (1966-1972; 1972-1992 menjadi salah seorang anggota Dewan Penasehat majalah ini), anggota Dewan Kesenian Jakarta (1968-1971), dan dosen Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga (Jawa Tengah; 1981-1995). Ia pun pernah menghadiri Konferensi PEN Club Asia di Taipei (1970). Selain itu, ia pernah pula ditahan selama beberapa waktu karena ikut aktif dalam demonstrasi menentang pendirian Taman Miniatur Indonesia Indah (Januari 1972).

Eseinya, "Manusia dan Seni", memperoleh Hadiah Ketiga majalah Sastra tahun 1963. Karyanya yang lain: Chairil Anwar: Sebuah Pertemuan (s, 1976), Pembagian Kerja Secara Seksual (s, 1981), Transmigrasi di Indonesia: Ringkasan Tulisan dan Hasil-Hasil Penelitian (ed., 1985), dan Jalan Demokrasi ke Sosialisme: Pengalaman Chile di Bawah Allende (1986). Ia dianggap sebagai tokoh "Metode Ganzheit" sejak Diskusi Sastra 31 Oktober 1968 di Jakarta dan terlibat dalam serangkaian polemik dengan M.S. Hutagalung sebagai wakil "Aliran Rawamangun". Juga diangkat sebagai tokoh Sastra Kesenian di Solo (Oktober 1984).