Anjungan Irian Jaya

Propinsi Cendrawasih ini menampilkan dua model rumah adat. Yang pertama berupa bangunan tinggi besar berwarna hitam legam, karena hampir seluruhnya terbungkus ijuk. Bangunan ini bernama Kariwari yang berfungsi sebagai tempat pemujaan. Sedangkan bangunan lainnya model perumahan suku Dani yang berbentuk cendawan, yang disebut Honay. Berbagai patung primitif yang terdapat di sini sangat mengundang kekaguman.

Selain 27 anjungan, di TMII terdapat pula aneka taman, yaitu: Museum Indonesia gudang informasi untuk lebih mengenal Indonesia secara umum, terutama di bidang kebudayaan yang beranekaragam. Taman Kaktus, Taman Anggrek, Taman BuahBuahan, Taman Bunga Keong Emas sebuah taman indah dan lengkap mengenai berjenis bunga dan Taman Apotik Hidup merupakan tempat untuk mengamati bahan jamu tradisional, dan mencoba hasil ramuannya. Tersedia juga Taman Burung berisikan ratusan jenis burung dalam sangkar-sangkar raksasa, hingga tampak hidup bebas seperti di habitat aslinya dan Museum Komodo menyajikan kehidupan fauna Indonesia. Bagi anak-anak terdapat Taman Among Putra merupakan kompleks sarana permainan anak-anak yang lengkap dan di Istana Anak-anak di sini anak-anak dirangsang untuk lebih giat belajar, berkreasi dan menghargai budaya bangsa dengan cara khas anak-anak sambil bergembira, Taman Renang Ambar Tirta, dan Teater Imax Keong Emas, gedung pertunjukkan yang berbentuk keong raksasa, tempat diputar film-film khusus budaya dan ilmu pengetahuan yang bersifat mendidik tetapi mengasyikkan. Selain itu terdapat pula Museum Perangko, tempat dimana dipamerkan koleksi perangko beserta sejarah perkembangannya di Indonesia secara lengkap, serta diperagakan cara pembuatan perangko yang rumit yang merupakan sasaran para pencinta dan pengumpul perangko.