Ani-ani Bukannye Waje

Ungkapan tradisional Betawi yang berisi nasehat untuk orang yang ditimpa kemalangan, supaya menyadari bahwa baik buruk sesuatu memang kehendak Tuhan. "Ani-ani bukannya baja", hendaknya orang tabah dan kuat seperti baja dalam menghadapi segala cobaan. Juga untuk siapa saja yang tahu ada orang sedih, sudah menjadi tugasnya untuk menghibur orang yang kemalangan tersebut. Konteks pemakaian ungkapan tersebut mengenai interaksi dalam masyarakat.

Ungkapan ini berisi nasehat dan hiburan kepada orang yang sedang ditimpa kesusahan. Dalam hidup ini, memang banyak orang yang mendapat kesusahan dan kemalangan secara terus menerus, sehingga yang bersangkutan adakalanya tenggelam ke dalamnya. Oleh sebab itu, sebagai orang yang mendapat kemalangan apabila beruntun datangnya, wajiblah keluarganya, tetangga, dan masyarakat lain yang mengetahui agar memberi nasehat dan hiburan kepada orang yang menderita kemalangan tersebut. Kalau ini bisa terlaksana, diharapkan kesedihan orang yang kemalangan akan dapat berkurang. Ani-ani bukannya baja, hendaklah orang tabah dan kuat seperti baja dalam menghadapi segala cobaan dalam dunia ini. Dengan demikian, hendaklah orang yang kemalangan, cepat-cepat menyadari keadaannya, bahwa baik buruk, suka duka memang kehendak Tuhan. Dan barang siapa yang mengetahui ada orang sedih karena kemalangan, maka menjadi tugas moralnya untuk menasihati dan menghibur orang yang kemalangan tersebut. Kalau ini terlaksana maka suasana hidup riang-gembira di lingkungan masyarakat dapat dipelihara dan dikembangkan.