AMIR SYARIFUDDIN

Tokoh politik dan gerakan kemerdekaan, lahir di Medan (Sumatera Utara) tahun 1905 dan meninggal di Madiun, Jawa Timur, 20 Des 1948. Belajar di Leiden, Negeri Belanda; setamat dari gymnasium melanjutkan pelajaran di Jakarta. Terkenal sebagai pendiri dan pemimpin Gerindo (1937); salah seorang pemimpin GAPI (Gaboengan Politiek Indonesia), 1939; ditangkap dan dipenjarakan oleh pemerintah Hindia Belanda; bersama Abdul madjid Djojohadiningrat S.H. mendirikan Parsi (Partai Rakyat Sosialis Indonesia), 1945. Menjadi menteri Penerangan dalam Kabinet Syahrir I, dan menteri Pertahanan dalam Kabinet Syahrir II, dan III. Jul 1947 Jan 1948 menjadi perdana menteri dan menteri Pertahanan; Jan 1948 sebagai ketua delegasi RI menandatangani Persetujuan Renville. Terjadi perpecahan antara kelompok Syahrir dan Amir dalam Partai Sosialis, Amir bersama Tan Leng Jie dan Abdul madjid membentuk dan memimpin Partai Sosialis baru, kemudian menjadi FDR (Front Demokrasi Rakyat). Dalam peristiwa pemberontakan PKI di Madiun, 18 September 1948, Amir ditangkap 31 Oktober 1948 dan ditembak mati tak lama sesudah itu.