Ami Priyono

Nama lengkapnya Lembu Amiluhur Priyawardhana Priyono. Seorang Penata seni, aktor, sutradra film, dosen Departemen Sinematografi Lembaga Pendidikan Kesenian Jakarta bidang penata seni, anggota Dewan Film Nasional (1980), yang lahir di Jakarta, 23 Oktober 1939 dan meninggal 6 Juni 2001. Putra tunggal Prof. Dr. R. Prijono (alm), bekas Menteri P & K di zaman pemerintahan Soekarno.

Setelah lulus SLA, ia masuk Akademi Sinematografi Moskow, jurusan Pentas Seni, kemudian menjadi Dosen Akademi Teater Nasional Jakarta dan Lembaga Pendidikan Kesenian Jakarta untuk bidang penata seni, pemain film dan sutradara. Tahun 1974 menikah dengan Julia Suryakusuma, seorang penulis, di berbagai media massa Jakarta. Muncul sebagai pemain pembantu dalam beberapa film (1970-1973), sebagai pemeran utama dalam Bayang-bayang Kelabu, Ali Topan Turun ke Jalan (1979). Ami Priyono, memasuki dunia film tahun 1968, penata seni film Jampang Mencari Naga Hitam. Yang dipelajarinya ketika belajar di akademi Sinematografi Moskow, bidang penataan seni. Film-film yang sudah ia sutradarai: Dewi, Karmila, Cintaku di Kampus Biru, Jakarta-Jakarta, Dokter Pertiwi Kembali ke Desa dan Bukan Impian Semusim.

Sebelumnya sebagai penata artistik ia memperoleh penghargaan pada FFI 1974 di Surabaya, melalui film berjudul Ambisi. Ia pun berperan sebagai pemain pembantu untuk film-film: Tuan Tanah Kedaung, Beranak dalam Kubur, Laki-laki Pilihan dan Mama. Dalam film Bayang-bayang Kelabu, ia memegang peran utama.Ami merasa mencapai puncak karier sesudah merampungkan Jakarta-Jakarta, yang menjadi kebanggaannya, karena film itu pada Festival Film Asia di Sidney (1978) mendapatkan hadiah untuk Penyajian Tehnik dan Tema Masa Kini. Pada Festival Film Indonesia 1978 di Ujung pandang, film itu juga merebut Piala Citra untuk penataan artistik, skenario, aktor pendukung dan sebagai sebuah film terbaik.