AMAD YAHYA KOESTERMANS

Seorang ahli Dendrologi (pepohonan) asal Belanda yang menjadi Warga Negara Indonesia (1958) dan semula bernama Andre Joseph Guillaume Henri Koestermans. Salah satu jasanya yang terbesar adalah menyelamatkan satu-satunya jenis meranti langka di Pulau Jawa, yakni Shorea. Kostermans adalah salah seorang pendiri Herbarium Bogoriense, dan akrab dengan panggilan Doc.

Koestermans dibesarkan di Porworejo, Jawa Tengah, sebagai anak sulung dari dua bersaudara. Dia bersekolah di HIS Ngawi dan Yogyakarta serta HBS di Bandung. Karena nilai rata-ratanya tinggi, ia mendapat beasiswa untuk berkuliah di Jurusan Zoologi Universitas Utrecht, Belanda. Pada tahun 1936 ia menyandang gelar doktor. Pada tahun 1958 sempat dipecat dan pekerjaannya sebagai guru Kimia, karena ia semakin tertarik untuk meneliti berbagai jenis tumbuhan. Ketekunannya meneliti tersebut membuahkan buku berjudul Lauraceae: Bibliographia Lauracearum (empat jilid, 1964). Buku ini sudah diterjemahkan ke dalam empat bahasa, namun belum dalam bahasa Indonesia. Selain bukunya tersebut di atas, Koestermans juga menulis A Historical Survey ofLauraceae (1952).

Ketika Belanda menyerah kepada Jepang, Koestermans ditangkap dan dibuang ke Bangkok. Di sana ia menjadi pembantu juru rawat. Kostermans banyak menggunakan waktu luangnya untuk meneliti tanaman. Ketika perang usai, ia membawa sekitar dua ribu tanaman yang berguna ke Pulau Jawa. Kemudian untuk waktu yang lama Koestermans membaktikan diri ke Herbarium Bogoriense tanpa digaji. Selama itu ia giat melakukan berbagai penelitian sampai menghasilkan lebih dari 200 karya ilmiah tentang Taksonomi pohon-pohon tropik. Koestermans adalah seorang autoritas dunia untuk suku Lauraceae (medang-medangan).

Koestermans mempunyai sifat suka membantu. Ia mempunyai sekitar 70 anak angkat dari berbagai tempat penelitiannya dan menyekolahkan anak-anak itu, bahkan ada diantaranya kini yang menyandang gelar doktor.