Aloysius Riyanto

Instrumentalis dan pencipta lagu terkenal sejak tahun 1960-an yang lahir di Solo tahun 1943, dan meninggal di Jakarta. Bakat musiknya diperoleh dari ayahnya Pak Daldjono, seorang pencipta lagu anak yang populer (salah satu lagunya Bintang Kecil). Ia mulai main musik waktu remaja, dengan memainkan beberapa alat musik. Setelah lulus SMA, ia pindah ke Bandung, kuliah di jurusan arsitektur Universitas Parahyangan. Tahun 1966, namanya mulai terangkat dengan lagu ciptaannya Teringat Selalu yang dinyanyikan Tety Kadi. Dua tahun kemudian bergabung dengan Zainal Combo. Dan kemudian membuat grup Empat Nada, yang menjadi band pengiring di perusahaan rekaman Remaco.

Sebagai pencipta lagu-lagu pop, ia tidak terlalu ditawan oleh materi lagu patah hati dan cinta yang putus seperti yang umumnya dalam lagu pop Indonesia. Jangkauan Riyanto cukup luas, mulai dari lirik untuk anak-anak, remaja, sampai orangtua, dan itu bervariasi antara tema alam, lingkungan, kehidupan, dan keindahan. Hampir semua lagu garapannya berhasil terjual. Ia menjadi semacam jaminan, itu bukan hal yang baru di kalangan produser di Harco-Glodok. Kebolehannya dalam menggarap musik pop, menyebabkan ia berkenalan dengan film. Tahun 1971 untuk pertama kali ia diserahkan tanggung jawab membuat ilustrasi musik untuk film Hostes Anita. Setelah berhasil dengan ilustrasi tersebut, beberapa film lainnya memintanya pula sebagai ilustrator, misalnya Titienku Sayang, Jauh di Mata, Belas Kasih, dan Malam Pengantin. Pada 1980-an, mulai dikenal pula sebagai produser rekaman dengan memperkenalkan nama-nama baru. Ia berjasa bagi penyanyi jalanan dan tukang ngamen bisa masuk ke studio rekaman. Karirnya mencapai puncaknya ketika mendirikan Favourite's Group bersama-sama penyanyi seperti Mus Mulyadi, Is Haryanto, Hani Toos dan Tommy WS. Grup ini menjadi salah satu fenomena industri musik pop di Indonesia. Di dalam group ini, ia bertindak sebagai pencipta dan pembuat aransemen pada hampir semua lagu, yang dinyanyikan oleh Mus Mulyadi sebagai vokalis.