“semar Langit” Seni Patung Karya Hermanu, Seni Rupa

“Semar Langit” merupakan judul Seni Patung karya Hermanu. Yang di buat pada tahun 2014 dengan menggunakan material campuran berupa kayu Pinus, Logam dan Elemen TV. Berukuran 55 x 96 x 15 cm.

Karya ini di pamerkan dalam Pameran  Seni Rupa “Asam Garam Bentara” pada 11 hingga 20 Desember 2014 di Bentara Budaya Jakarta.

Semar, merupakan tokoh Punakawan yang menjadi bagian dari cerita Wayang versi Jawa. Umumnya di anggap sebagai perwakilan dari sosok  jelata sekaligus Dewa Sakti yang sangat bijaksana.

Dalam Pameran “Asam Garam Bentara” ini, Hermanu mewujudkan tokoh Semar dalam bentuk Patung sebatas dada terbuat dari kayu Pinus. Sementara pada bagian kepala, yang biasanya menampakkan rambut dengan “kuncung”, terpasang semacam mahkota -- yang seperti di bagian dada-- berupa susunan dari lempeng sparepart pesawat televisi.

Penggunaan elemen modern pada sosok tradisi ini membuat Semar versi Hermanu ini, berada dalam konteks baru. Sosok jelata sekaligus Dewa Sakti penuh kebijakan Adi Kodrati. Dimana terkait dengan kebutuhan kekinian, yang di harapkan dapat menjawab segala persoalan-persoalan masa kini yang lebih berat dan rumit. Sekaligus juga menunjukkan bahwa seseorang akan kesulitan melakukan hal serupa ketika harus menangguk dari alam fikiran di luar diri.